Dishub bersama Satlantas Polrestabes Makassar Berikan Edukasi ke Sekolah

PandawaNews.idMAKASSAR, — Dinas Perhubungan Kota Makassar, bersama Satlantas Polrestabes Makassar memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas terhadap siswa siswi di SMA NEG 1 Makassar

Pemberian edukasi ini sebagai upaya meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas di Kota Makassar. Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Zainal Ibrahim melalui Irwan Kabid Pengembangan Keselamatan dan Penindakan mengatakan, seiring bertambahnya pengguna kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat di Kota Makassar, maka paling tidak harus meminimalisir tingkat kecelakaan maupun meningkatkan tertib lalu lintas.

“Kita mulai gerakan di lingkungan Sekolah. Ini sebagai file project Sekolah yang lain, jadi kita memulai kesadaran lalu lintas dari lingkungan keluarga, setelahnya baru kita mencoba ke ruang publik, supaya ketika keluar dari rumah menuju sekolah, kesadaran lalu lintasnya sudah ada,” kata Irwan, Kamis (25/1/2024).

Adanya edukasi ini siswa serta siswi dapat tertib berlalu lintas, sambung Irwan, Siswa siswi pada umumnya bisa mengetahui rambu lalu lintas. “Kalau kita lihat masih banyak yang belum tertib terhadap lalu lintas. Masih banyak yang melanggar lalu lintas, misalnya tanda larangan diterobos, parkir ditempat larang, jadi itu masih terjadi di Kota Makassar saat ini,” ucapnya.

Irwan menyatakan, Edukasi ini akan melibatkan semua pihak termasuk dukungan Kepala Sekolah, guru, serta orang tua siswa sebab tertib lalu lintas, bukan hanya saja tugas Dinas Perhubungan namun juga butuh kolaborasi dan support Satlantas, Satlantas Polrestabes Makassar, Organda, Jasa Raharja serta pihak terkait lainnya.

“Kami butuh support, sehingga paling tidak kita saling membackup kondisi rawan kecelakaan serta terib rambu-rambu lalu lintas,” ungkap Irwan.

Dia menambahkan, apabila Edukasi lalu lintas ini agar tertib dan sadar lalu lintas yang baik dan maksimal, maka upaya yang ini juga di berlakukan di luar sekolah yang berada di Kota Makassar.

“Paling tidak siswa siswi yang memakai kendaraan ini sadar dan tertib, jadi seluruh rambu lalu lintas akan dipasang sebagai penanda, sehingga ketika masuk di Sekolah itu ada nilai edukasi Sekolah terhadap kesadaran lalu lintas,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *