Fenomena Urbanisasi, Wali Kota Danny Sebut Meningkatnya Kemiskinan Tetapi Pengangguran Menurun

Pandawanews, Makassar—Wali Kota Makassar Danny Pomanto fenomena urbanisasi. Perpindahan penduduk yang masif dari desa ke kota.

Danny menyebut hal itu menuai persoalan. Salah satunya meningkatnya kemiskinan. Di Makassar, kata dia, kemiskinan meningkat karena urbanisasi.

“Kita lihat di statistik, kita kemiskinan meningkat bukan karena orang di Makassar, tapi orang miskin banyak masuk, tapi yang menarik adalah pengangguran menurun,” kata Danny di Balai Kota Makassar, Jumat (19/4/2024). Ia tak merinci datanya.

Fenomena tersebut, menurutnya membuktikan daya serap pekerjaan di Kota Daeng cukup tinggi. Menunjukkan pula bagaimana pemerintah hadir dalam persoalan masyarakat.

“Itu tandanya daya serap pekerjaan di Makassar cukup tinggi, kota ini bekerja dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat,” akunya.

Kota, kata dia punya perbedaan dengan daerah-daerah. Sehingga menarik orang-orang untuk datang.

“Ada perbedaan yang besar dengan daerah-daerah menyebabkan daya tarik Makassar menjadi kuat, terutama orang-orang yang punya punya kemampuan rendah,” ucapnya.

Jika itu terjadi, maka kota lah yang mendapat sejumlah dampak sosial. Termasuk kemiskinan.

“Begitu, jadi ya apa boleh buat kita akan memanen masalah-masalah sosial yang besar termasuk kemiskinan,” tandasnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 2019 sampai 2023 kemiskinan terus merangkak naik. Mulai 4,28 persen sampai 5,07 persen.

Kemiskinan tercatat 4,28 persen di 2019, lalu 2020 4,54 persen, kemudian di 2021 4,82 persen. Sempat turun 4,58 persen di 2022, namun kembali meroket di angka 5,07 persen di 2023.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *